• Jl. Raya Karangploso Km.04, Malang, Jawa Timur 65152
  • (0341) 494052
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
    • Logo Agromodern
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
21 dilihat       23 Mei 2026

GUBERNUR JATIM PIMPIN TANAM PERDANA PROGRAM BONGKAR RATOON TEBU 2026 DI KEDIRI

Kediri, 23 Mei 2026 - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri kegiatan tanam perdana Program Bongkar Ratoon Tebu Tahun 2026 yang dilaksanakan di Desa Ngletih, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan peningkatan produktivitas dan kualitas tebu guna mendukung target swasembada gula nasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kediri Hj. Dewi Maria Ulfa, Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, jajaran pimpinan tinggi Kementerian Pertanian yang diwakili oleh Plt. Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Dr. Ir. Ali Jamil, MP., Ph.D., beserta pejabat lingkup Direktorat Jenderal Perkebunan. Hadir pula Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Jawa Timur Dr. Ismatul Hidayah, SP., MP.

Kegiatan tanam perdana ini juga dihadiri jajaran BUMN sektor gula, di antaranya Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara serta Direktur Produksi PTPN III sebagai bentuk sinergi bersama dalam mendukung pengembangan industri gula nasional.

Laporan kegiatan disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur Dr. Ir. Heru Suseno, MT. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani berupa pompa air, paket alat mitigasi, rice transplanter, hand traktor, dan kultivator.

Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara menyampaikan bahwa Jawa Timur memiliki 29 pabrik gula, dengan sekitar 85 persen kontribusi produksi berada di bawah pengelolaan SGN. Industri gula di Jawa Timur juga melibatkan sekitar 400 ribu tenaga kerja selama musim giling berlangsung.

Ia menjelaskan bahwa realisasi program bongkar ratoon pada tahun 2025 mencapai 11 ribu hektare dan meningkat menjadi target 38 ribu hektare pada tahun 2026. Program bongkar ratoon dinilai penting untuk memperbaiki kualitas tanaman sejak tahap on farm sehingga diharapkan mampu meningkatkan rendemen dan produktivitas tebu. Kabupaten Kediri sendiri saat ini masih memiliki rendemen di bawah 8 persen.

Selain itu, SGN juga terus menjalankan program pengaturan masa tanam melalui konsep masak awal, masak tengah, dan masak akhir guna menjaga kontinuitas bahan baku pabrik gula. Disebutkan pula bahwa sejak tahun 2019 telah disusun masterplan pengembangan PG Ngadirejo, termasuk pembangunan pabrik etanol bekerja sama dengan Pertamina di Kediri.

Dalam kesempatan tersebut, SGN juga menyoroti pengembangan generasi muda agripreneur di Bondowoso melalui pilot project di lima kabupaten, di mana lima orang petani muda mampu mengelola lahan tebu seluas 95 hektare.

Sementara itu, Plt. Dirjen Perkebunan Dr. Ali Jamil menyampaikan bahwa Jawa Timur menjadi salah satu provinsi penyuplai komoditas pertanian tertinggi, baik subsektor tanaman pangan, hortikultura, maupun perkebunan. Untuk tahun 2026, target pengembangan tebu di Jawa Timur mencapai 54 ribu hektare, terdiri dari 48 ribu hektare program bongkar ratoon dan sisanya perluasan areal tanam.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam arahannya menegaskan bahwa pemerintah menargetkan swasembada gula konsumsi pada tahun 2025 dan swasembada gula nasional pada tahun 2028. Untuk mencapai target tersebut, percepatan proses CPCL (Calon Petani Calon Lahan) harus menjadi perhatian bersama agar pelaksanaan program dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.

Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya perhatian terhadap aspek pascapanen guna menjaga kualitas gula nasional. Ia mengingatkan bahwa kebijakan pemerintah saat ini membatasi impor gula rafinasi hanya untuk kebutuhan industri dan tidak boleh merembes ke pasar konsumsi masyarakat.

Melalui program bongkar ratoon tebu ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama pemerintah pusat, BUMN, dan para petani diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani tebu di Jawa Timur.

Prev Next

- Tim Humas


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    KENALKAN TEKNOLOGI KULTUR JARINGAN, BRMP JAWA TIMUR TERIMA KUNJUNGAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA
    26 Mei 2026 - By Tim Humas
  • Thumb
    MAHASISWA UNIVERSITAS BRAWIJAYA TUNTASKAN MAGANG DAN PRESENTASIKAN HASIL DI BRMP JAWA TIMUR
    26 Mei 2026 - By Tim Humas
  • Thumb
    BIMTEK DIGITAL MARKETING I-CARE DORONG PELAKU USAHA ADAPTIF DI ERA DIGITAL
    21 Mei 2026 - By Tim Humas
  • Thumb
    BIMTEK DIGITAL MARKETING TINGKATKAN KAPASITAS PELAKU USAHA DI REMBANG PASURUAN
    21 Mei 2026 - By Tim Humas

tags

BRMP Jawa Timur

Akreditasi Sertifikasi :

Kontak

(0341) 494052
(0341) 471255
[email protected]

Jl. Raya Karangploso Km.04
Desa Kepuharjo. Kec. Karangploso
Kabupaten Malang - Jawa Timur
Indonesia
65152

Website: https://jatim.brmp.pertanian.go.id

Callcenter WA: 0822-4158-0822 

© 2022 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBPMP) Jawa Timur. All Right Reserved