TONGGAK SEJARAH PANGAN NASIONAL, PRESIDEN PRABOWO RESMI UMUMKAN SWASEMBADA PANGAN
Karawang, 7 Januari 2026 - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi mengumumkan keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan nasional tahun 2025 dalam acara Panen Raya yang diselenggarakan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Pengumuman ini sekaligus menjadi momentum penting bagi ketahanan pangan dan kedaulatan bangsa Indonesia.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyatakan bahwa capaian ini menandai kembali terulangnya kejayaan pangan Indonesia seperti pada era 1980-an, dengan produksi beras nasional mencapai jumlah tertinggi dalam sejarah pemerintahan saat ini. “Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini saya mengumumkan telah tercapainya swasembada pangan bagi seluruh bangsa Indonesia,” ucapnya di hadapan ribuan petani dan pejabat pemerintah.
Keberhasilan swasembada pangan tidak lepas dari kerja keras seluruh insan pertanian, terutama para petani, penyuluh, pemerintah daerah, serta lintas sektor pemerintahan yang bersinergi dalam meningkatkan produksi, distribusi, dan cadangan pangan nasional. Menteri Pertanian menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari intensifikasi dan modernisasi pertanian, penguatan benih unggul, optimasi irigasi, serta kebijakan strategis yang pro-petani.
Selain itu, Presiden Prabowo juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh komunitas pertanian Indonesia atas dedikasi dan kerja keras mereka selama ini. Prestasi ini dianggap sebagai bukti bahwa Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri dalam memenuhi kebutuhan pangan tanpa tergantung pada negara lain.
Keberhasilan ini juga mendapat perhatian publik dan pengamat yang menilai bahwa pencapaian swasembada pangan merupakan tonggak penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional dan kesejahteraan petani di tengah dinamika global.
Ke depan, Presiden Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan ini harus dijaga secara berkelanjutan melalui penguatan inovasi, regenerasi petani muda, serta pemanfaatan teknologi pertanian modern. Pemerintah juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan petani sebagai pilar utama ketahanan pangan nasional, sekaligus menjadikan sektor pertanian sebagai penggerak ekonomi rakyat dan penopang kemandirian bangsa di masa depan.