Hilirisasi Jadi Kunci, Jawa Timur Targetkan Produktivitas Tebu 54 Ribu Hektare
Surabaya, 27 Februari 2026 - BRMP Jawa Timur menghadiri apat Koordinasi Percepatan Kegiatan Hilirisasi Komoditas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, sebagai upaya percepatan hilirisasi komoditas perkebunan. Rapat ini dilaksanakan di Aula Lantai 3 Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Kementerian Pertanian, termasuk Staf Ahli dan Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Direktorat Jenderal Perkebunan, unsur Kepolisian Daerah Jawa Timur beserta Kapolres se-Jawa Timur, Direksi PTPN III Holding dan PT Sinergi Gula Nusantara, pimpinan pabrik gula, kepala dinas perkebunan dan pertanian kabupaten/kota, serta stakeholder hilirisasi perkebunan lainnya. Sementara perwakilan BRMP Jawa Timur yang menghadiri rapat, yaitu Kepala BRMP Jawa Timur, Dr. Ismatul Hidayah, S.P. bersama Dr. Ahmad Mualif Abdurrahman, S.Pt., M.Sc. dan L. Restu Bayu Nuarie, Sst., M.Si.
Rapat dipimpin oleh Plt. Direktur Jenderal Perkebunan, Dr. Abdul Roni Angkat, S.TP., M.Si. Kemudian disampaikan sambutan oleh Plt. Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Heru Suseno, M.T. yang menyampaikan bahwa subsektor perkebunan memiliki peran strategis dalam mendukung swasembada pangan, khususnya pada komoditas gula. Tahun 2025 menjadi momentum percepatan program bongkar ratun tebu sebagai langkah peningkatan produktivitas.
Beliau menjelaskan bahwa selain tebu, komoditas perkebunan unggulan Jawa Timur meliputi kopi, kakao, dan kelapa. Target bongkar ratun tebu di Jawa Timur pada tahun 2026 ditetapkan seluas 54.000 hektare. Hingga saat ini, seluas 2.674 hektare telah ditetapkan melalui Surat Keputusan, sementara sisanya masih dalam proses. Sinergi antar pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci dalam menyukseskan program hilirisasi komoditas perkebunan.
Sementara itu, Plt. Direktur Jenderal Perkebunan, Dr. Abdul Roni Angkat, S.TP., M.Si. menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat implementasi program hilirisasi di daerah. Agenda rapat meliputi pemaparan program prioritas serta penjelasan alur pengusulan CPCL di wilayah Direktorat Jenderal Perkebunan.
Komoditas yang menjadi fokus pengembangan oleh Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan antara lain tebu, kelapa, kopi, dan kakao. Melalui percepatan hilirisasi, diharapkan tercipta peningkatan nilai tambah, daya saing, serta kesejahteraan pekebun di Jawa Timur.