KOPERASI ICARE PELAJARI TEKNOLOGI AGRITECH BERBASIS IOT DI YOGYAKARTA
Yogyakarta, 25 Juni 2026 - Program Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment (ICARE) merupakan program Kementerian Pertanian yang bertujuan memperkuat daya saing sektor pertanian melalui pengembangan kawasan berbasis komoditas unggulan, penguatan kelembagaan petani, serta penerapan inovasi dan teknologi pertanian.
Di Jawa Timur, Program ICARE dikembangkan di Kabupaten Pasuruan dengan fokus pada komoditas Mangga Putar dan jagung. Dalam pelaksanaannya, Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Timur membina empat koperasi sebagai motor penggerak pengembangan agribisnis di kawasan tersebut.
Sebagai bagian dari peningkatan kapasitas kelembagaan dan adopsi teknologi, BRMP Jawa Timur mengajak perwakilan keempat koperasi mengikuti kegiatan Study Tiru Agritech di Yogyakarta pada 24-26 Juni 2026. Melalui kegiatan ini, peserta diajak mempelajari berbagai inovasi pertanian modern yang diharapkan dapat diadaptasi dan diterapkan untuk mendukung pengembangan komoditas Mangga Putar dan jagung di Kabupaten Pasuruan.
Pada hari pertama, rombongan mengunjungi PT MSMB untuk mempelajari berbagai teknologi pertanian berbasis Internet of Things (IoT) yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha tani.
Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Jinawi, alat analisis tanah yang mampu mengukur kondisi lahan, termasuk pH tanah, kemudian memberikan rekomendasi perlakuan dan pemupukan yang sesuai dengan kebutuhan tanaman. Dengan pendekatan berbasis data, alat ini diharapkan dapat membantu petani mengambil keputusan budidaya secara lebih tepat.
Peserta juga dikenalkan dengan Solar Pump, pompa air yang memanfaatkan energi matahari sebagai sumber tenaga sehingga lebih hemat energi dan ramah lingkungan. Selain itu, terdapat Amerta, sistem irigasi otomatis yang mampu mengatur pemberian air sesuai kebutuhan tanaman sehingga penggunaan air menjadi lebih efisien.
Tidak hanya teknologi digital, rombongan juga memperoleh informasi mengenai berbagai produk pupuk dan pembenah tanah yang dikembangkan oleh PT Biotech sebagai pendukung budidaya pertanian yang produktif dan berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para anggota koperasi. Berbagai pertanyaan diajukan mengenai cara kerja teknologi, kebutuhan investasi, perawatan alat, hingga peluang penerapannya pada komoditas Mangga Putar dan jagung di Kabupaten Pasuruan. Diskusi yang terjalin menunjukkan besarnya minat peserta untuk mulai mengadopsi teknologi modern dalam mendukung pengembangan usaha tani mereka.
Melalui kegiatan Study Tiru Agritech ini, BRMP Jawa Timur berharap pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh peserta dapat menjadi bekal dalam menerapkan inovasi pertanian yang sesuai dengan kondisi di lapangan. Adopsi teknologi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi budidaya, produktivitas komoditas, serta memperkuat peran koperasi sebagai penggerak agribisnis di kawasan ICARE Kabupaten Pasuruan.