BRMP JATIM LAKUKAN MONITORING DEMPLOT PM-AAS di KABUPATEN TULUNGAGUNG DAN TRENGGALEK
Tulungagung - Trenggalek, 24 Oktober 2026 - Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Jawa Timur melakukan monitoring dan evaluasi demplot Pertanian Modern Advance Agricultural System (PM-AAS) di Kabupaten Tulungagung dan Trenggalek . Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala BRMP Jawa Timur, Dr.Ismatul Hidayah, SP.,MP. bersama tim manajemen.
Tim melakukan kunjungan langsung ke sejumlah lokasi pertanaman PM-AAS yaitu didesa Doroampel kecamatan Sumbergempol, desa Majan kecamatan Kedungwari Kabupaten Tulungagung dan desa Karanganom, desa Pakis kecamatan Durenan, desa Sumbergedong dan desa Surondakan kecamatan Trenggalek Kabupaten Trenggalek. Kegiatan ini dilakukan untuk melihat perkembangan pertanaman, mengevaluasi penerapan teknologi di lapangan, dan memastikan seluruh komponen budidaya berjalan sesuai rekomendasi.
Berdasarkan kunjungan di lapang secara umum tanaman tumbuh optimal dengan umur tanaman dimasing masing tempat bervariasi mulai 70 s.d 105 hari setelah tanam. Sistem pengairan berjalan dengan baik menggunakan sistem irigasi teknis dan perpompaan. Hama tikus sawah, ulat penggerek batang, pelipat daun masih menjadi kendala namun masih bisa dikendalikan.
Dengan menerapkan budidaya pertanian modern dan berdasarkan performa tanaman saat ini, petani yakin produktivitas 10 ton gabah per hektar bahkan lebih dapat tercapai. Mereka sangat antusias akan menjadikan kebun miliknya menjadi percontohan bagi petani lain agar menanam padi dengan menerapkan PMAAS karena dianggap lebih efektif dalam meningkatkan produktifitas padi mendukung percepatan swasembada pangan nasional.
Arahan yang disampaikan kepala BRMP Jatim, agar tetap bersinergi antara penyuluh dan petani di lapang serta memantau tanaman secara berkala terutama dalam mengendalikan OPT, melakukan sanitasi dan pemupukan berimbang agar mencapai target yang diharapkan.