SMP ISLAM SUNAN AMPEL KUTOREJO TERTARIK BELAJAR OUTING CLASS DI IP2MP MOJOSARI
Mojokerto, 22 Oktober 2026-Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Timur menerima kunjungan edukasi dari SMP Islam Sunan Ampel Kutorejo Mojokerto. Kegiatan school visit ke Instalasi Pengujian dan Penerapan Modernisasi Pertanian (IP2MP) Mojosari BRMP Jatim ini memberikan kesempatan kepada siswa belajar di luar kelas (outing class) untuk menambah wawasan bidang pertanian, inovasi teknologi pertanian, dan praktik budidaya tanaman secara langsung.
Kunjungan yang dipimpin langsung oleh Kepala SMP Islam Sunan Ampel Kutorejo, M. Imron Rosyadi, S.Ag. disambut oleh Koordinator IP2MP Mojosari BRMP Jatim (Dr. Lutfi Humaidi, M.Sc) bersama dengan tim di Aula IP2MP Mojosari. M. Imron dalam kunjungannya menyampaikan terima kasih kepada IP2MP Mojosari telah menerima kunjungan edukatif ini dengan baik.
“kami sangat tertarik berkunjung ke IP2MP Mojosari BRMP Jawa Timur ini untuk memperdalam pengetahuan dan wawasan di bidang pertanian. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam memfasilitasi peserta didik yang memiliki minat dan antusiasme tinggi terhadap sektor pertanian melalui pembelajaran langsung di lapangan, dan ini Alhamdulillah bisa kami dapatkan di IP2MP Mojosari,”kata Kepala SMP Islam Sunan Ampel (M.Imron Rosyadi, S.Ag.).
Dr. Lutfi Humaidi, M.Sc. (Koordinator IP2MP Mojosari) mengapresiasi atas kunjungan edukatif yang dilakukan SMP Islam Sunan Ampel Kutorejo. “IP2MP Mojosari BRMP Jatim siap menjadi sarana edukasi pertanian sebagai media untuk menambah pengetahuan dan pengalaman kepada masyarakat khususnya generasi milenial. Melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan seperti ini, pengenalan pertanian sejak dini diharapkan dapat membangun kesadaran generasi muda akan pentingnya pertanian serta mendukung keberlanjutan sektor pertanian di masa depan,”ujar Lutfi.
Sebelum berkunjung ke lapangan, peserta didik sebanyak 60 orang bersama dengan dewan guru 10 orang memperoleh materi diantaranya; pengenalan BRMP Jawa Timur dan tugas fungsinya; proses pertumbuhan tanaman, dan alat-alat pertanian baik yang tradisional maupun yang modern. Sesi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan diskusi terkait teknik budidaya serta penerapan teknologi dalam kegiatan pertanian.
Usai sesi materi, para siswa diajak mengunjungi area penerapan budidaya ayam KUB, Kambing, dan sapi. Kemudian berikutnya para siswa juga diajak mengunjungi alat-alat pertanian, lahan tanaman pangan (padi, jagung, dan kedelai), area Pekarangan Pangan Bergizi (P2B), gudang produksi benih, rumah kompos, dan terakhir peserta diajak langsung belajar mengolah plot hingga tanam bersama sayuran pakcoy. Sebelum praktik budidaya para siswa mendapatkan penjelasan mengenai tanaman dan teknik budidaya, kemudian siswa mengikuti praktik menanam, mulai dari menyiapkan pengolahan lahan hingga menanam.