BRMP JATIM DAMPINGI KUNKER TENAGA AHLI MENTERI PERTANIAN TINJAU IMPLEMENTASI PM-AAS DI TRENGGALEK
Trenggalek, 16 Juli 2026 – Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Timur, Dr. Ismatul Hidayah, S.P., M.P., mendampingi Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Pengembangan Budidaya, Prof. Dr. Ir. Andi M. Syakir, M.S., dalam kunjungan lapangan ke lokasi penerapan Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS) di Kabupaten Trenggalek. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung implementasi teknologi pertanian modern sebagai bagian dari percepatan program swasembada pangan nasional.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek, Dr. Imam Nurhadi, S.P., M.Agr., Tim Kerja Penyuluh Kabupaten Trenggalek beserta jajaran penyuluh pertanian, Kelompok Tani Adi Luwih, unsur TNI, POLRI, serta tim dari PT MAXXI yang bersama-sama mendukung pelaksanaan program PM-AAS di lapangan.
Dalam arahannya, Prof. Andi M. Syakir menjelaskan bahwa PM-AAS merupakan salah satu program unggulan Menteri Pertanian yang dirancang sebagai strategi percepatan pencapaian swasembada pangan. Konsep PM-AAS merupakan formulasi Kementerian Pertanian yang disusun berdasarkan hasil pembelajaran dari berbagai negara maju, kemudian dirakit menjadi paket teknologi budidaya yang sesuai dengan kondisi pertanian di Indonesia.
Melalui penerapan teknologi seperti mekanisasi pertanian, tanam benih langsung (Tabela), pengelolaan air yang efisien, serta penerapan budidaya berbasis presisi, PM-AAS diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha tani, dan daya saing sektor pertanian secara berkelanjutan.
Prof. Andi M. Syakir juga mengapresiasi komitmen para petani di Kabupaten Trenggalek yang telah berpartisipasi dalam penerapan PM-AAS. Menurutnya, keterlibatan petani merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program swasembada pangan nasional sekaligus menjadi langkah penting dalam mempercepat transformasi menuju pertanian modern yang lebih maju, efisien, dan berkelanjutan.