GERAKAN TANAM SEREMPAK MT3 DI KARANGREJO, MAGETAN DORONG PERCEPATAN TANAM
Magetan, 16 September 2026 – Kabupaten Magetan kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan tanam melalui Gerakan Tanam Serempak Masa Tanam Ketiga (MT3) yang dilaksanakan di Kecamatan Karangrejo. Kegiatan ini mengadopsi sistem demonstration plot (demplot) melalui model PM-AAS yang diharapkan dapat menjadi contoh bagi petani di wilayah tersebut.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Serentak Percepatan Tanam yang diusung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menjaga stabilitas produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Jawa Timur.
Sistem demplot yang dikembangkan mencakup lahan seluas 5 hektare dan difungsikan sebagai lahan percontohan bagi petani. Melalui demplot ini, petani dapat melihat secara langsung penerapan teknologi pertanian modern, pola tanam yang lebih efisien, serta penggunaan varietas unggul yang disesuaikan dengan kondisi MT3.
"Gerakan ini bukan sekadar menanam bersama, tetapi juga menjadi sarana edukasi teknis secara langsung di lapangan melalui sistem demplot. Harapannya, hasil dari lahan percontohan ini dapat ditiru dan diterapkan oleh kelompok tani di wilayah lainnya," ujar PJ LTT Provinsi Jawa Timur, Yuris Tiyanto.
Gerakan Tanam Serempak di Kecamatan Karangrejo dihadiri oleh PJ LTT Provinsi Jawa Timur Yuris Tiyanto, Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Timur sekaligus Direktur Wilayah PM-AAS, Dr. Ismatul Hidayah, S.P., M.P., Ketua Kelompok Substansi Penyuluhan Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Magetan beserta jajaran, Katimker Penyuluhan BRMP Jawa Timur, para penyuluh pertanian, serta petani di wilayah BPP Karangrejo.
Melalui kegiatan ini, seluruh pihak optimistis produktivitas lahan dapat terus dipertahankan secara optimal di tengah tantangan cuaca dan keterbatasan pasokan air pada masa tanam ketiga, sekaligus memperkuat posisi Jawa Timur sebagai lumbung pangan nasional.
Usai pelaksanaan gerakan tanam, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi bersama penyuluh pertanian se-Kabupaten Magetan. Rapat tersebut menjadi forum evaluasi pelaksanaan penyuluhan sekaligus memperkuat sinergi penyuluh dalam mendukung pengembangan komoditas strategis Kementerian Pertanian.