BIMTEK BUDIDAYA BENIH BAWANG PUTIH DORONG KUALITAS DAN PRODUKTIVITAS DI PROBOLINGGO
Probolinggo, 7 Oktober 2026 — Dalam rangka mendukung peningkatan kapasitas petani serta memperkuat ketersediaan benih hortikultura berkualitas, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Jawa Timur menjadi Narasumber pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Petani Tahun 2026 dengan fokus khusus pada topik “Budidaya dan Penanganan Pasca Panen Benih Bawang Putih” dari Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian.
Kegiatan yang diselenggarakan pada hari Rabu, 7 Oktober 2026 ini bertempat di BPP Dringu Kabupaten Probolinggo, Jl. Dringu, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Acara ini dihadiri oleh para petani calon penerima bantuan, penyuluh pertanian, serta unsur kelembagaan penyuluhan pertanian.
Dalam kesempatan tersebut, Fuad Nur Azis, S.P., M.P (Penelaah Teknis Kebijakan / narasumber dari Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Jawa Timur) hadir memaparkan materi teknis komprehensif terkait tata cara budidaya bawang putih yang baik (Good Agricultural Practices / GAP) serta standar penanganan pasca panen untuk menjaga mutu dan viabilitas benih bawang putih. Selain itu terdapat materi mengenai Pemurnian Varietas Bawang Putih oleh BPSB Provinsi Jawa Timur dan Transfer Knowledge Petani/Penangkar Benih Bawang Putih.
Materi yang disampaikan mencakup pemilihan benih bermutu, pengolahan lahan yang tepat, teknik penanaman dan pemeliharaan, hingga manajemen pasca panen agar hasil produksi bawang putih memenuhi standar mutu benih nasional. Para peserta tampak antusias mengikuti pemaparan materi serta aktif berdiskusi dalam sesi tanya jawab interaktif terkait kendala di lapangan.
Pelaksanaan Bimtek ini diharapkan dapat membekali para petani dan pelaku usahatani di Kabupaten Probolinggo dengan pengetahuan praktis dan aplikatif, sehingga mampu meningkatkan produktivitas serta kemandirian penyediaan benih bawang putih yang berkualitas tinggi di Jawa Timur.